Para Pencari Ilmu

Hanya dengan Ilmu kita bisa selamat Dunia dan Akhirat

  • Photobucket
  • Ngeblog Boleh Aja Tapi Ingat Sholat!!!

  • Subhanallah

    Animated Pictures Myspace Comments
  •  

    Desember 2009
    S S R K J S M
    « Nov    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • EduMuslim Melangkah Mengenggam Peradaban
  • bloger-indonesia
  • Antum Visitor ke…

    Counter Powered by  RedCounter
  • Yang Lagi Online

  • About Me Myspace Comments
  • Arsip

  • Indonesian Muslim Blogger

Gara-gara Tiga biji Kakao Nenek Renta Ditahan

Ditulis oleh parapencariilmu di/pada 24 November 2009

Berbeda dengan nasib para koruptor yang selalu kebal hukum, gara-gara mengambil tiga biji kakao di kawasan perkebunan, Minah (55) seorang nenek renta di Banyumas, Jawa Tengah, harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri Purwokerto. Meski terancam hukuman 6 bulan penjara, sang nenek hanya bisa pasrah, pasalnya selain tidak paham hukum, sang nenek tidak memiliki biaya untuk meminta bantuan pengacara.

Menurut Minah, saat bekerja di perkebunan milik PT Astra, Minah mendapati tiga biji kakao yang terjatuh, Minah kemudian mengambil ketiga biji tersebut untuk dibudidayakan. Namun tindakan Minah diketahui oleh mandor perkebunan dan dilaporkan ke polisi.

Sejak kasusnya dilimpahkan ke kejaksaan, Minah ditetapkan sebagai tahanan rumah selama lebih dari satu bulan. Minah telah sekali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Purwokerto dengan materi dakwaan jaksa penuntut umum.

Warga berharap agar Minah dibebaskan. Pasalnya, selain jumlah biji yang diambil tidak seberapa, lokasi perkebunan yang luasnya sekitar 200 hektar berada di sekitar pemukiman warga. warga juga prihatin dengan Minah sebab jangankan untuk membayar pengacara, untuk berangkat ke pengadilan menghadiri sidang saja Minah tidak memiliki uang.

Sumber : http://www.tvone.co.id/berita/view/28054/2009/11/20/garagara_tiga_biji_kakao_nenek_renta_ditahan/

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Terapi Herbal Untuk Kesehatan

Ditulis oleh parapencariilmu di/pada 22 Oktober 2009

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Hidayat: Sesama Ketua MPR Tak Boleh Saling Mengomentari

Ditulis oleh parapencariilmu di/pada 20 Oktober 2009

“Dulu saya yang membuat sendiri, menyiapkannya, dan dipelajari lagi. Tapi bisa saja diberi Sekjen. Nah, tadi menurut Sekjen, (script) sudah diberi (kepada TK), sudah diajari oleh Sekjen juga,” tuturnya. JAKARTA,

Mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid awalnya enggan mengomentari sejumlah kesalahan pengucapan yang dilakukan oleh Ketua MPR terpilih, Taufik Kiemas, dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah presiden dan wapres terpilih di Gedung MPR/DPR RI, Selasa (20/10).

Sambil berseloroh, Hidayat mengatakan, “Sesama Ketua MPR tak boleh saling mengomentari.” Namun, berdasarkan pengalamannya ketika duduk di kursi tersebut, Hidayat mengatakan, persiapan pidato khususnya script pidato sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya.

“Dulu saya yang membuat sendiri, menyiapkannya, dan dipelajari lagi. Tapi bisa saja diberi Sekjen. Nah, tadi menurut Sekjen, (script) sudah diberi (kepada TK), sudah diajari oleh Sekjen juga,” tuturnya.

Tadi pagi, suami Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri ini beberapa kali salah mengucapkan atribut nama, gelar, dan jabatan sejumlah tokoh penting yang hadir. Mulai dari melupakan nama BJ Habibie dan Jusuf Kalla, bahkan salah mengucapkan nama SBY sendiri.

Sumber : http://pk-sejahtera.org

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Gempa Dahsyat 7,9 SR Telan 1.115 Korban di SUMBAR

Ditulis oleh parapencariilmu di/pada 14 Oktober 2009

Satuan Koordinasi Pelaksanaan Penanggulangan Bencana Sumatera Barat, Selasa 13 Oktober 2009 mencatat jumlah korban meninggal akibat gempa mencapai 1.115 orang.Relawan PKS di Tandikek

Menurut data yang dilansir Satkorlak PB Sumbar hingga pukul 20.00 WIB, jumlah korban jumlah korban terbanyak berada di Kabupaten Padang Pariaman yakni 657 Jiwa, Kota Pariaman 32, Padang 313, Kab. Agam 80, Kab. Pesisir Selatan 9, Kota Solok 3, dan Kab. Pasaman Barat 3 orang.

Korban luka berat mencapai 1.214 orang dan korban terbesar di Kab. Padang Pariaman sebanyak 627 orang dan yang luka ringan mencapai 1.688.

Bangunan yang rusak berat 135.299 unit rumah, rusak sedang 65.306 dan rusak ringan 78.591 unit.

Ribuan Surau dan Sekolah serta perkantoran juga mengalami kerusakan bahkan ada yang rata dengan tanah, jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp. 2,1 Triliun.

Setelah 2 minggu gempa berlalu, bantuan terus mengalir baik berupa sembako, pakaian dan selimut serta bantuan kesehatan, namun bantuan belum tersalurkan secara merata ditengah-tengah korban gempa.

evakuasi-korban-di-pariamanPKS adalah partai terdepan yang terjun ke lokasi bencana dan langsung memberikan bantuan kepada para korban. Memasuki minggu kedua pasca gempa ini PKS memberikan bantuan berupa pembangunan rumah tinggal sementara.

DPD PKS Kab. Padang Pariaman menargetkan akan membangun 15.000 unit rumah.

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Jenazah Korban Gempa 703 Orang

Ditulis oleh parapencariilmu di/pada 7 Oktober 2009

Jenazah Korban Gempa 703 OrangKORBAN GEMPA. Sejumlah jenazah korban tewas akibat gempa berada di dalam kantung mayat dan diletakkan di halaman Rumah Sakit Umum Daerah M Jamil, di Padang, Sumatera Barat, Jumat (2/10).

PADANG–Jumlah korban tewas akibat gempa 7,6 skala richter di Sumbar yang sudah ditemukan hingga Selasa pukul 15.00 WIB adalah 703 orang. ant/kpo

Berikut data korban dan kerusakan yang telah terdata di Sarkorlak Penanggulangan Bencana Sumbar di Padang:

  • Korban tewas : 703 orang
  • Korban luka berat : 746 orang
  • Korban luka ringan : 1.344 orang
  • Warga hilang : 295 orang
  • Warga mengungsi : 410 orang
  • Rumah rusak berat : 102.046 unit
  • Rumah rusak sedang : 49.864 unit
  • Rumah rusak ringan : 54.606 unit

Korban tewas menurut lokasinya:

  • Kota Padang : 327 orang
  • Kabupaten Padang Pariaman : 292 orang
  • Kota Pariaman : 37 orang
  • Kabupaten Pesisir Selatan : 9 orang
  • Kota Solok : 3 orang
  • Kabupaten Agam : 32 orang
  • Kabupaten Pasaman Barat : 3 orang

Sumber : Repubika Online

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Korban Gempa di Desa Toboh Mandahiling Belum Terima Bantuan

Ditulis oleh parapencariilmu di/pada 7 Oktober 2009

Pariaman – Korban Gempa di Desa Toboh Mandahiling Kec. VII Koto Sungai Sarik belum terima bantuan. Sementara persediaan makanan sudah habis.Teras Depan

Desa Toboh Mandahiling terletak di perbatasan Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman dekat Jembatan Sampan. Di Desa ini juga banyak rumah yang rusak sehingga tidak layak lagi untuk ditempati dan beberapa keluarga terpaksa tidur di tenda-tenda dari kain gorden karena tidak ada bantuan tenda sama sekali.

Sudut Kanan BelakangUni Halimah menceritakan kondisi masyarakat sekarang sangat memprihatinkan, karena tidak ada yang bisa dimakan, sehingga remaja desa ini terpaksa menyetop kendaraan yang melintas dan meminta bantuan seadanya untuk dibagikan ke korban gempa.

Menurut cerita Uni Halimah lagi, pernah truk bantuan mengalami pecah ban di desa kami dan masyarakat coba memintanya dan hanya diberikan 3 karung beras. Beras tersebut dibagikan kepada korban gempa, masing-masing keluarga hanya mendapatkan beras setengah gelas saja.

Sementara usaha masyarakat di Desa Toboh Mandahiling adalah peternak ikan keramba, dan ikan-ikan kerambapun pada mati karena tertimbun lumpur yang mengalir dari hulu sungai di Tandikek. Sehingga ikan-ikan tidak bisa lagi dipanen.

Uni Halimah mewakili masyarakat desa Toboh Mandahiling sangat mengharapkan bantuan kepada Pemerintah dan PKS Pariaman, karena hanya PKS yang terjun langsung memberikan bantuan ke masyarakat. Terutama aparat desa sangat diharapakan sekali proaktifnya meminta bantuan ke Posko-posko penerintah.

Warga sangat mengharapkan bantuan, baik sembako, tenda apalagi untuk perbaikan rumah. Jangan biarkan kami dalam ketidakpastian.

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Tim SAR Kaget Dengar Jeritan Dalam Reruntuhan

Ditulis oleh parapencariilmu di/pada 7 Oktober 2009

PADANG–Anggota tim SAR, TNI serta Polri, bersama masyarakat di kagetkan ada jeritan sesorang dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang ketika sedang evakuasi korban. Salah seorang warga yang menyaksikan Tim SAR, TNI, serta Polri saat melakukan evakuasi korban dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang jalan Bundo Kandung mendengar ada teriakan.

“Mana mungkin masih ada lagi orang yang masih hidup setelah 7 hari terkurung dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang,”kata Yuni, warga Trandam yang menyaksikan evakuasi korban dalam reruntuhan Hotel Ambacang, di Padang, Selasa.

Begitu juga sejumlah petugas sempat mendengar adanya suara jeritan yang berasal dari dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang.

Ketika petugas menelusuri asal teriakan tersebut, tiba-tiba saja tidak terdengar lagi dalam reruntuhan bangunan gedung Hotel Ambacang. “Aneh, padahal suara tersebut jelas terdengar berkali-kali salah satu ruang dari ruangan yang ada di Hotel Ambacang”, kata Hen salah satu tim evakuasi korban, di Padang, Selasa.

Sementara itu Dandim 0312 sekaligus koordinator dari TNI-AD, Letkol Haris Sarjana,di Padang, menyebutkan, pihaknya akan tetap melakukan pengecekan dimana asal sumber suara tersebut. “Tidak mungkin, korban yang sudah tertimbun dalam reruntuhan bangunan Hotel Ambacang ada yang hidup,” ujarnya.

Menurutnya, jika memang masih ada korban dalam reruntuhan yang hidup itu merupakan mujizat. Di tempat terpisah, General Manager Hotel Ambacang, Sarana Aji, di Padang, mengatakan diperkirakan masih ada sekitar 50 orang yang berada dalam reruntuhan bangunan Hotel Ambacang. Dia berharap, semua korban dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang dapat di temukan semua.

sumber : Republika Online

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Gubernur Melepas Batuan Dari Jabar Untuk Sumbar

Ditulis oleh parapencariilmu di/pada 7 Oktober 2009

“Musibah adalah cobaan, bagi yang menjadi korban diuji kesabarannya dengan ikhtiar dan ketabahannya bagi yang tidak terkena musibah diuji sejauh mana kepedulian mereka untuk membantu para korban”, imbuhnya

PK-Sejahtera Online: Masyarakat Jawa Barat mengirimkan bantuan untuk korban gempa Sumatera Barat di yang dihimpun melalui Rumah Zakat Indonesia (RZI). Pelepasan bantuan ini dilakukan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan didampingi pembina rumah Zakat Indonesia Abu Syauqi dan para pejabat Pemrov Jabar di Gedung Pakuan, Selasa 06/10/2009.

Penyaluran bantuan senilai 1 milyar ini diwujudkan dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan lainnya. Iringan truk dan mobil medis Rumah Zakat Indonesia ini diberangkatkan langsung untuk membantu melayani para korban gempa di Sumatera Barat. Setidaknya ada 14 armada ambulan dan mobil klinik keliling yang disiapkan untuk melayani korban bencana gempa di Sumatera Barat ini.

Hingga saat ini RZI telah memberangkatkan 80.000 paket makanan siap saji yang terdiri dari 40.000 kaleng kornet Superrqurban dan 40.000 kaleng sosis ayam, sosis ikan dan nasi kare. Adapun alokasi 80.000 paket makanan itu meliputi 20.000 untuk Kota Padang, 15.000 ke Pariaman, 15.000 Kab. Padang Pariaman, 7500 Kab. Agam, 7500 Kab. Pesisir Selatan, 7500 Kota Solok dan 7500  untuk Pasaman.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan bahwa elemen masyarakat Jawa Barat selain menghimpun dana untuk disalurkan bagi korban gempa di Jawa Barat sendiri juga membantu masyarakat Sumatera Barat yang juga terkena musibah. Hal ini dilakukan sejak dulu waktu terjadi tsunami di Aceh, gempa di Yogyakarta dan lainnya.

“Musibah adalah cobaan, bagi yang menjadi korban diuji kesabarannya dengan ikhtiar dan ketabahannya bagi yang tidak terkena musibah diuji sejauh mana kepedulian mereka untuk membantu para korban”, imbuhnya.

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

PKS Aceh Bangun Rumah Sementara di Daerah Gempa

Ditulis oleh parapencariilmu di/pada 7 Oktober 2009

Tgk. Irwansyah mengatakan Timnya sedang membangun 40 buah rumah dari 500 rumah yang ditargetkan oleh PKS Aceh

PK-Sejahtera Online: Tim Relawan DPW PKS Aceh yang dikirim ke daerah Gempa Sumatera Barat telah membangun 40 rumah sementara untuk korban gempa. Rumah tersebut dibangun oleh 27 orang relawan PKS bersama masyarakat korban gempa.

Koordinator Tim PKS Aceh Tgk. Irwansyah mengatakan Timnya sedang membangun 40 buah rumah dari 500 rumah yang ditargetkan oleh PKS Aceh. Irwansyah mengatakan timnya telah tiba di Sumbar hari sabtu sore (3/10) yang lalu.

Setelah melakukan koordinasi timnya membangun posko di desa Balah Aia kecamatan Sungai Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. Irwansyah menambahkan timnya telah melakukan pendataan jumlah kerusakan fisik dan korban jiwa. Selain itu timnya telah melakukan evakuasi mayat di desa lubuk laweh.

Ditemukan 4 mayat dari 138 mayat yang diperkirakan masih tertimbun. Setelah itu timnya membangun beberapa buah tenda darurat untuk korban yang masih hidup. Saat ini Timnya menfokuskan pada pembangunan rumah sementara untuk korban gempa yang selamat.

Irwansyah mengatakan kebutuhan rumah untuk kabupaten Padang Pariaman sebanyak 15 ribu rumah. Dan menurutnya PKS Aceh sementara ini akan membangun 500 buah rumah. Butuh Donatur Rumah Irwansyah menyatakan kondisi terkini didaerah gempa adalah membangun rumah penampungan sementara untuk korban bencana.

“Saat ini tidak dibutuhkan relawan, yang dibutuhkan adalah bantuan rumah,” imbuhnya. Untuk itu dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Aceh agar sebaiknya mengirimkan dana untuk pembangunan rumah, dan tidak mengirimkan relawan lagi. Menurutnya saat ini telah cukup tenaga relawan untuk membantu disana.

Dalam membangun rumah sementara tersebut masyarakat yang jadi korban juga ikut membantu. Irwansyah mengatakan biaya pembangunan satu rumah relative murah berkisar antara 800 ribu hingga 1,2 juta rupiah. Dia sangat mengharapkan ada donatur yang khusus menyumbangkan rumah untuk mengurangi beban korban gempa.

Bagi masyarakat Aceh yang ingin menyumbang rumah dan bantuan lainnya dapat mengirimkan melalui: Bank BRI Cab. Banda Aceh No. Rek. An. Agus Wahyudi 0037-01-073564-50-7 atau langsung ke kantor DPW dan DPD PKS diseluruh Aceh.

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Presiden PKS: Bantuan Menumpuk di Gudang

Ditulis oleh parapencariilmu di/pada 7 Oktober 2009

Presiden PKS Tifatul Sembiring mengunjungi langsung kawasan terkena gempa Sumatera Barat, Senin 5 Oktober 2009.

Tifatul yang kelahiran Bukittinggi itu menemui warga di Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, Sumatera Barat. Daerah Tarantang ini termasuk kawasan sangat parah, namun karena lokasinya agak ke kampung, sehingga bantuanpun sangat minim.

Dalam kesempatan itu Tifatul menyerahkan bantuan sembako. Saat berdialog dengan warga setempat, salah seorang ibu mengeluhkan belum adanya bantuan dari Pemerintah maupun dari para relawan. Tifatul lalu membagi-bagikan uang pecahan Rp 5.000 untuk anak-anak korban gempa setempat. Mereka sontak berlarian untuk mendapatkan uang Rp 5.000 tersebut. ”Ini sekadar menghibur hati anak-anak,” ujar Tifatul seperti disampaikan secara tertulis ke VIVAnews.

Ketika ditanya wartawan, berapa jumlah kader PKS yang diturunkan pd masa tanggap darurat ini. Tifatul mengatakan, “Ada 467 relawan, Rp 500 juta bantuan, tenda darurat, dapur umum dan RS darurat bekerjasama dengan Bank Syariah Mandiri dan 8 unit ambulans.

Sementara Posko PKS ada 13 di Padang, 15 di Pariaman dan 3 di Kabupaten Agam,” ujar Tifatul. Dalam kesempatan itu, Tifatul meminta pemerintah, khusunya Departemen Sosial untuk segera meminta aparat TNI/Polri lebih gesit bekerja membantu distribusi bantuan.

”Saya dengar bantuan di gudang sudah menumpuk, tapi di daerah Pariaman masih banyak yang tidak kebagian jatah makanan,” katanya. “Untuk tanggap darurat ini perlu memotong rantai-rantai birokrasi dan terobosan-terobosan yang lebih efektif,” ujar Tifatul.

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »