Para Pencari Ilmu

Hanya dengan Ilmu kita bisa selamat Dunia dan Akhirat

  • Photobucket
  • Ngeblog Boleh Aja Tapi Ingat Sholat!!!

  • September 2016
    S S R K J S M
    « Feb    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  
  • EduMuslim Melangkah Mengenggam Peradaban
  • bloger-indonesia
  • Antum Visitor ke…

    Counter Powered by  RedCounter
  • Yang Lagi Online

  • About Me Myspace Comments
  • Arsip

  • Indonesian Muslim Blogger

Khitbah & Walimah

Posted by parapencariilmu pada 23 Februari 2010

Oleh Ustdz Herlini Amran, MA.

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum : 21).

Allah telah menciptakan manusia berpasang-pasangan, supaya muncul suatu ketenangan, kesenangan, ketentraman, kedamaian dan kebahagiaan. Hal ini tentu saja menyebabkan setiap laki-laki dan perempuan mendambakan pasangan hidup yang memang merupakan fitrah manusia, apalagi pernikahan itu merupakan ketetapan Ilahi dan dalam sunnah Rasul ditegaskan bahwa “Nikah adalah Sunnahnya”.

Baca Selengkapnya…

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Nikah Sirri ???

Posted by parapencariilmu pada 21 Februari 2010

Kenapa harus Nikah Sirri.????

Apa itu Nikah Sirri ???

Kalau kita kaji dan telaah, dalam hadits atau fikih Islam tidak ditemukan istilah nikah sirri. Istilah ini hanya berkembang di Indonesia.

Secara bahasa sirri artinya tersembunyi. Nikah Sirri berarti nikah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Ada beberapa pemahaman di kalangan masyarakat Indonesia tentang nikah sirri.

  • Nikah sirri adalah pernikah yang dilakukan sesuai dengan syari’at Islam, terpenuhi syarat dan rukun nikahnya namun tidak dicatatkan di KUA dengan berbagai alasan.
  • Nikah Sirri adalah pernikahan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dengan tidak memenuhi syarat dan rukun nikah. Pernikahan seperti ini sering dilakukan oleh orang-orang yang menikah karena pernikahannya tidak disetujui oleh orang tua atau karena sebab lain.
  • Nikah sirri adalah pernikahan yang dilakukan karena ingin beristri lebih dari satu sementara dia takut ketahuan oleh istrinya atau karena dia seorang PNS.
  • Mungkin masih banyak lagi definisi Nikah Sirri yang berkembang ditengah-tengah masyarakat Indonesi.

Kenapa harus melakukan Nikah Sirri padahal Rasulullah SAW. menganjurkan untuk mengumumkan kepada khalayak kalau seseorang telah melangsungkan pernikah, agar tidak terjadi fitnah ditengah masyarakat.

Sabda Rasulullah SAW.

Jumhur ulama berpendapat bahwa hukum walimatul ‘urs adalah sunnah, walaupun ada sebagian ulama Syafi’iyah yang mewajibkannya, berdasarkan perintah Nabi SAW kepada Abdur Rahman bin Auf : Selenggarakanlah walimah, meskipun hanya dengan seekor kambing.

Dari Anas Ibnu Malik Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah melihat bekas kekuningan pada Abdurrahman Ibnu Auf. Lalu beliau bersabda: “Apa ini?”. Ia berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah menikahi seorang perempuan dengan maskawin senilai satu biji emas. Beliau bersabda: “Semoga Allah memberkahimu, selenggarakanlah walimah walaupun hanya dengan seekor kambing.” (Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Muslim).

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Gara-gara Tiga biji Kakao Nenek Renta Ditahan

Posted by parapencariilmu pada 24 November 2009

Berbeda dengan nasib para koruptor yang selalu kebal hukum, gara-gara mengambil tiga biji kakao di kawasan perkebunan, Minah (55) seorang nenek renta di Banyumas, Jawa Tengah, harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri Purwokerto. Meski terancam hukuman 6 bulan penjara, sang nenek hanya bisa pasrah, pasalnya selain tidak paham hukum, sang nenek tidak memiliki biaya untuk meminta bantuan pengacara.

Menurut Minah, saat bekerja di perkebunan milik PT Astra, Minah mendapati tiga biji kakao yang terjatuh, Minah kemudian mengambil ketiga biji tersebut untuk dibudidayakan. Namun tindakan Minah diketahui oleh mandor perkebunan dan dilaporkan ke polisi.

Sejak kasusnya dilimpahkan ke kejaksaan, Minah ditetapkan sebagai tahanan rumah selama lebih dari satu bulan. Minah telah sekali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Purwokerto dengan materi dakwaan jaksa penuntut umum.

Warga berharap agar Minah dibebaskan. Pasalnya, selain jumlah biji yang diambil tidak seberapa, lokasi perkebunan yang luasnya sekitar 200 hektar berada di sekitar pemukiman warga. warga juga prihatin dengan Minah sebab jangankan untuk membayar pengacara, untuk berangkat ke pengadilan menghadiri sidang saja Minah tidak memiliki uang.

Sumber : http://www.tvone.co.id/berita/view/28054/2009/11/20/garagara_tiga_biji_kakao_nenek_renta_ditahan/

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Terapi Herbal Untuk Kesehatan

Posted by parapencariilmu pada 22 Oktober 2009

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Hidayat: Sesama Ketua MPR Tak Boleh Saling Mengomentari

Posted by parapencariilmu pada 20 Oktober 2009

“Dulu saya yang membuat sendiri, menyiapkannya, dan dipelajari lagi. Tapi bisa saja diberi Sekjen. Nah, tadi menurut Sekjen, (script) sudah diberi (kepada TK), sudah diajari oleh Sekjen juga,” tuturnya. JAKARTA,

Mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid awalnya enggan mengomentari sejumlah kesalahan pengucapan yang dilakukan oleh Ketua MPR terpilih, Taufik Kiemas, dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah presiden dan wapres terpilih di Gedung MPR/DPR RI, Selasa (20/10).

Sambil berseloroh, Hidayat mengatakan, “Sesama Ketua MPR tak boleh saling mengomentari.” Namun, berdasarkan pengalamannya ketika duduk di kursi tersebut, Hidayat mengatakan, persiapan pidato khususnya script pidato sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya.

“Dulu saya yang membuat sendiri, menyiapkannya, dan dipelajari lagi. Tapi bisa saja diberi Sekjen. Nah, tadi menurut Sekjen, (script) sudah diberi (kepada TK), sudah diajari oleh Sekjen juga,” tuturnya.

Tadi pagi, suami Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri ini beberapa kali salah mengucapkan atribut nama, gelar, dan jabatan sejumlah tokoh penting yang hadir. Mulai dari melupakan nama BJ Habibie dan Jusuf Kalla, bahkan salah mengucapkan nama SBY sendiri.

Sumber : http://pk-sejahtera.org

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Gempa Dahsyat 7,9 SR Telan 1.115 Korban di SUMBAR

Posted by parapencariilmu pada 14 Oktober 2009

Satuan Koordinasi Pelaksanaan Penanggulangan Bencana Sumatera Barat, Selasa 13 Oktober 2009 mencatat jumlah korban meninggal akibat gempa mencapai 1.115 orang.Relawan PKS di Tandikek

Menurut data yang dilansir Satkorlak PB Sumbar hingga pukul 20.00 WIB, jumlah korban jumlah korban terbanyak berada di Kabupaten Padang Pariaman yakni 657 Jiwa, Kota Pariaman 32, Padang 313, Kab. Agam 80, Kab. Pesisir Selatan 9, Kota Solok 3, dan Kab. Pasaman Barat 3 orang.

Korban luka berat mencapai 1.214 orang dan korban terbesar di Kab. Padang Pariaman sebanyak 627 orang dan yang luka ringan mencapai 1.688.

Bangunan yang rusak berat 135.299 unit rumah, rusak sedang 65.306 dan rusak ringan 78.591 unit.

Ribuan Surau dan Sekolah serta perkantoran juga mengalami kerusakan bahkan ada yang rata dengan tanah, jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp. 2,1 Triliun.

Setelah 2 minggu gempa berlalu, bantuan terus mengalir baik berupa sembako, pakaian dan selimut serta bantuan kesehatan, namun bantuan belum tersalurkan secara merata ditengah-tengah korban gempa.

evakuasi-korban-di-pariamanPKS adalah partai terdepan yang terjun ke lokasi bencana dan langsung memberikan bantuan kepada para korban. Memasuki minggu kedua pasca gempa ini PKS memberikan bantuan berupa pembangunan rumah tinggal sementara.

DPD PKS Kab. Padang Pariaman menargetkan akan membangun 15.000 unit rumah.

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Jenazah Korban Gempa 703 Orang

Posted by parapencariilmu pada 7 Oktober 2009

Jenazah Korban Gempa 703 OrangKORBAN GEMPA. Sejumlah jenazah korban tewas akibat gempa berada di dalam kantung mayat dan diletakkan di halaman Rumah Sakit Umum Daerah M Jamil, di Padang, Sumatera Barat, Jumat (2/10).

PADANG–Jumlah korban tewas akibat gempa 7,6 skala richter di Sumbar yang sudah ditemukan hingga Selasa pukul 15.00 WIB adalah 703 orang. ant/kpo

Berikut data korban dan kerusakan yang telah terdata di Sarkorlak Penanggulangan Bencana Sumbar di Padang:

  • Korban tewas : 703 orang
  • Korban luka berat : 746 orang
  • Korban luka ringan : 1.344 orang
  • Warga hilang : 295 orang
  • Warga mengungsi : 410 orang
  • Rumah rusak berat : 102.046 unit
  • Rumah rusak sedang : 49.864 unit
  • Rumah rusak ringan : 54.606 unit

Korban tewas menurut lokasinya:

  • Kota Padang : 327 orang
  • Kabupaten Padang Pariaman : 292 orang
  • Kota Pariaman : 37 orang
  • Kabupaten Pesisir Selatan : 9 orang
  • Kota Solok : 3 orang
  • Kabupaten Agam : 32 orang
  • Kabupaten Pasaman Barat : 3 orang

Sumber : Repubika Online

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Korban Gempa di Desa Toboh Mandahiling Belum Terima Bantuan

Posted by parapencariilmu pada 7 Oktober 2009

Pariaman – Korban Gempa di Desa Toboh Mandahiling Kec. VII Koto Sungai Sarik belum terima bantuan. Sementara persediaan makanan sudah habis.Teras Depan

Desa Toboh Mandahiling terletak di perbatasan Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman dekat Jembatan Sampan. Di Desa ini juga banyak rumah yang rusak sehingga tidak layak lagi untuk ditempati dan beberapa keluarga terpaksa tidur di tenda-tenda dari kain gorden karena tidak ada bantuan tenda sama sekali.

Sudut Kanan BelakangUni Halimah menceritakan kondisi masyarakat sekarang sangat memprihatinkan, karena tidak ada yang bisa dimakan, sehingga remaja desa ini terpaksa menyetop kendaraan yang melintas dan meminta bantuan seadanya untuk dibagikan ke korban gempa.

Menurut cerita Uni Halimah lagi, pernah truk bantuan mengalami pecah ban di desa kami dan masyarakat coba memintanya dan hanya diberikan 3 karung beras. Beras tersebut dibagikan kepada korban gempa, masing-masing keluarga hanya mendapatkan beras setengah gelas saja.

Sementara usaha masyarakat di Desa Toboh Mandahiling adalah peternak ikan keramba, dan ikan-ikan kerambapun pada mati karena tertimbun lumpur yang mengalir dari hulu sungai di Tandikek. Sehingga ikan-ikan tidak bisa lagi dipanen.

Uni Halimah mewakili masyarakat desa Toboh Mandahiling sangat mengharapkan bantuan kepada Pemerintah dan PKS Pariaman, karena hanya PKS yang terjun langsung memberikan bantuan ke masyarakat. Terutama aparat desa sangat diharapakan sekali proaktifnya meminta bantuan ke Posko-posko penerintah.

Warga sangat mengharapkan bantuan, baik sembako, tenda apalagi untuk perbaikan rumah. Jangan biarkan kami dalam ketidakpastian.

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

Tim SAR Kaget Dengar Jeritan Dalam Reruntuhan

Posted by parapencariilmu pada 7 Oktober 2009

PADANG–Anggota tim SAR, TNI serta Polri, bersama masyarakat di kagetkan ada jeritan sesorang dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang ketika sedang evakuasi korban. Salah seorang warga yang menyaksikan Tim SAR, TNI, serta Polri saat melakukan evakuasi korban dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang jalan Bundo Kandung mendengar ada teriakan.

“Mana mungkin masih ada lagi orang yang masih hidup setelah 7 hari terkurung dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang,”kata Yuni, warga Trandam yang menyaksikan evakuasi korban dalam reruntuhan Hotel Ambacang, di Padang, Selasa.

Begitu juga sejumlah petugas sempat mendengar adanya suara jeritan yang berasal dari dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang.

Ketika petugas menelusuri asal teriakan tersebut, tiba-tiba saja tidak terdengar lagi dalam reruntuhan bangunan gedung Hotel Ambacang. “Aneh, padahal suara tersebut jelas terdengar berkali-kali salah satu ruang dari ruangan yang ada di Hotel Ambacang”, kata Hen salah satu tim evakuasi korban, di Padang, Selasa.

Sementara itu Dandim 0312 sekaligus koordinator dari TNI-AD, Letkol Haris Sarjana,di Padang, menyebutkan, pihaknya akan tetap melakukan pengecekan dimana asal sumber suara tersebut. “Tidak mungkin, korban yang sudah tertimbun dalam reruntuhan bangunan Hotel Ambacang ada yang hidup,” ujarnya.

Menurutnya, jika memang masih ada korban dalam reruntuhan yang hidup itu merupakan mujizat. Di tempat terpisah, General Manager Hotel Ambacang, Sarana Aji, di Padang, mengatakan diperkirakan masih ada sekitar 50 orang yang berada dalam reruntuhan bangunan Hotel Ambacang. Dia berharap, semua korban dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang dapat di temukan semua.

sumber : Republika Online

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Gubernur Melepas Batuan Dari Jabar Untuk Sumbar

Posted by parapencariilmu pada 7 Oktober 2009

“Musibah adalah cobaan, bagi yang menjadi korban diuji kesabarannya dengan ikhtiar dan ketabahannya bagi yang tidak terkena musibah diuji sejauh mana kepedulian mereka untuk membantu para korban”, imbuhnya

PK-Sejahtera Online: Masyarakat Jawa Barat mengirimkan bantuan untuk korban gempa Sumatera Barat di yang dihimpun melalui Rumah Zakat Indonesia (RZI). Pelepasan bantuan ini dilakukan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan didampingi pembina rumah Zakat Indonesia Abu Syauqi dan para pejabat Pemrov Jabar di Gedung Pakuan, Selasa 06/10/2009.

Penyaluran bantuan senilai 1 milyar ini diwujudkan dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan lainnya. Iringan truk dan mobil medis Rumah Zakat Indonesia ini diberangkatkan langsung untuk membantu melayani para korban gempa di Sumatera Barat. Setidaknya ada 14 armada ambulan dan mobil klinik keliling yang disiapkan untuk melayani korban bencana gempa di Sumatera Barat ini.

Hingga saat ini RZI telah memberangkatkan 80.000 paket makanan siap saji yang terdiri dari 40.000 kaleng kornet Superrqurban dan 40.000 kaleng sosis ayam, sosis ikan dan nasi kare. Adapun alokasi 80.000 paket makanan itu meliputi 20.000 untuk Kota Padang, 15.000 ke Pariaman, 15.000 Kab. Padang Pariaman, 7500 Kab. Agam, 7500 Kab. Pesisir Selatan, 7500 Kota Solok dan 7500  untuk Pasaman.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan bahwa elemen masyarakat Jawa Barat selain menghimpun dana untuk disalurkan bagi korban gempa di Jawa Barat sendiri juga membantu masyarakat Sumatera Barat yang juga terkena musibah. Hal ini dilakukan sejak dulu waktu terjadi tsunami di Aceh, gempa di Yogyakarta dan lainnya.

“Musibah adalah cobaan, bagi yang menjadi korban diuji kesabarannya dengan ikhtiar dan ketabahannya bagi yang tidak terkena musibah diuji sejauh mana kepedulian mereka untuk membantu para korban”, imbuhnya.

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »